
Tidak Menandatangani Administrasi Diduga Sebagai Pembangkangan Program Presiden Prabowo
DAIRI – LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Kabupaten Dairi menduga Camat Sidikalang sedang menghalangi kelancaran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) “Kisah Nyata”, setelah tidak segera menyelesaikan kelengkapan administrasi dengan memberikan tanda tangan resmi bagi yayasan pengelolanya. Program ini diduga menjadi bagian dari inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto untuk memenuhi kebutuhan gizi anak didik di seluruh sekolah Indonesia.
Ketua LSM KCBI, Insan Banurea, menyatakan bahwa sikap tidak memberikan tanda tangan tersebut diduga merupakan bentuk pembangkangan nyata terhadap program presiden. “Ini bukan ancaman, tapi kepedulian kami agar program yang diduga bermanfaat bagi anak-anak bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Jika camat diduga memiliki keberatan terhadap penyelenggaraan MBG di wilayahnya, LSM KCBI meminta agar dibuatkan surat resmi berlogokan Pemkab Dairi dengan rincian alasan yang jelas dan sah. Alasan keberatan yang telah disampaikan dinilai cacat dan diduga hanya didasari kebencian semata, tanpa dasar yang kuat.
“Sebagai pejabat publik, camat diduga seharusnya melayani kepentingan masyarakat 24 jam sehari. Harus menjadi contoh, bukan diduga sebagai penghalang program yang bermanfaat,” tegas Insan Banurea.
LSM KCBI akan segera mengajukan surat klarifikasi resmi untuk menelisik fakta lapangan dan berita yang diduga tidak sesuai dengan kenyataan. Selain itu, pihaknya juga meminta Bupati Dairi untuk membina Camat Sidikalang agar tidak lagi diduga menghalangi program pemerintah dan bisa menjalankan tugas sesuai harapan publik.
(Tim Investigasi LSM KCBI)


Leave a Reply