
Prabumulih (Sumsel) 17 November 2025 Rajawali Sriwijaya News. com
WRC pertanyakan progres pemkot Prabumulih pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas komisi antara WRC,Dinas PUPR Bidang tata ruang serta DPMTSP dan PLN bersama DPRD Komisi 2 dan komisi 3,pada Selasa tanggal 11 November 2025 lalu.
saat di konfirmasi WRC melalui kepala Bidang TIK Dinas Kominfo menyampaikan, bahwa minggu lalu bersama Dinas PUPR telah mengajukan Perda Ke Provinsi (KANWILHAM) dalam waktu dekat ini Perwako tentang perusahaan WIFi telah di setujui.
namun WRC menyoroti kurang lebih 60 OPD yang telah memakai jasa wifi dengan Provider IndiHome, yang program nya telah berjalan kurang -lebih lima tahun, dengan pembayaran satu pintu melalui Dinas KOMINFO, omset yang telah didapatkan provider IndiHome antara 30 jutaan perbulan,
menurut Kabid TIK Dinas kominfo
dengan informasi tersebut Suandi selaku Divisi Pengawasan dan Penindakan WRC, menduga Dinas kominfo tidak perduli terhadap PAD Kota Prabumulih, bahkan terkesan kerja sama antara kominfo dan provider IndiHome hanya memikirkan omset sendiri…
ADA APA……!!!!
terpisah.. Kabid tata ruang PUPR Renaldo S.P saat dikonfirmasi WRC terkait tindak lanjut masalah Wi-Fi dari pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengatakan “kita masih menunggu hasil pengajuan Perda dari provinsi, terkait tindakan penertiban untuk sekarang kita (Dinas PUPR tata ruang) belum ada dasar hukum” ujar Renaldo
menanggapi pernyataan tersebut Pebrianto selaku ketua unit WRC tetap mendesak,karena menurut Pebrianto hasil RDP adalah agenda Kerja resmi dan sudah bisa di jadikan dasar”tutur Pebri
WRC masih menunggu perubahan yang terjadi terhadap Kota Prabumulih setelah terbitnya Perwako yang telah di ajukan mengenai jaringan kabal Wi-Fi,
keseriusan pemkot Prabumulih terhadap aspirasi Masyarakat berupa peningkatan PAD serta langkah menertibkan perusahaan wifi serta merapikan Keindahan Estetika kota yang terkesan kumuh dan semrawut, sangat dinanti dan akan tetap di monitor oleh WRC.
Red


Leave a Reply